Showing posts with label Edinburgh. Show all posts
Showing posts with label Edinburgh. Show all posts

Edinburgh Akomodasi/Tempat Tinggal

 Halo, kali ini mau update.. mau cerita lagi aja buat yang mau ke Edinburgh untuk studi ataupun bekerja dan bagaimana cara cari akomodasi atau tempat tinggal disini.

Memang tidak bisa langsung klik gitu kalau cari akomodasi ya, butuh ketelatenan dan pandangan mata sendiri ^_^ dan kalau bisa jangan diwakilkan maksudnya jangan minta temen (atau kenalan disini) buat viewing, pertama karena berarti bikin repot orang hehehe, kedua yah masing2 jg punya preference sendiri (si temen mgkn melihat dari sisi dia flat ini ga oke, atau dari yg kita sendiri pokoknya asal dapet deh), ketiga dengan ketemu sendiri landlord or diwakilkan agent nya kali, landlord punya kesan sendiri siapa tau lah langsung okeh..^_^ langsung nego, karena sistem cari flat or rumah disini itu kayak lelang deh, apalagi kalau beli rumah siapa ksh harga tinggi nah kesempatan unk dapet jg tinggi.

Kalau ke Edinburgh untuk studi, coba tanya dulu di akomodasi kampusnya apa aja yg ditawarkan, memang ada yg bilang wah mahal ya, lebih murah sewa dari private landlord. Tapi coba lagi dipertimbangkan dan diperhitungkan saja, apalagi kalau single ya (datang bukan couple or family), karena tentu fasilitasnya jg pasti oke lah dan no ribet ^_^,dan tentunya dari kampus punya acara2 yg asyik.  Mungkin yg couple or family agak susah, karena ga semua University juga ada akomodasi untuk couple maupun family. Tapi setau saya di Edinburgh University mreka punya akomodasi untuk family. Untuk kampus Heriot Watt University, mreka tidak punya akomodasi untuk couple maupun family (dengan anak). 

*sekilas info untuk akomodasi di Heriot Watt University, akomodasi students letaknya jadi satu dengan lokasi kampus studi, jadi hanya keluar jalan kaki dan banyak lapangan hijau ^_^, pilihan akomodasi, ada juga Oriam Sports, acara dari Student Unions, untuk urusan belanja memang harus naik bus atau terdekat adalah Tesco (bisa jalan kaki-lumayan sih) atau order online. Minus nya yg lain kampus ini memang tidak di pusat city center, jadi kalau mau cari part time kerja di city ya harus naik bus, tapi jangan kawatir transport bus ada bbrp pilihan kok, dan sayangnya HWU tidak mengakomodasi untuk family or couple.

Buat student yang mau datang ke Edinburgh, bisa kontak PPI Edinburgh (via Facebook or Instagram), bisa bertanya2 dg pengurus PPI, dan siapa tahu aja ada yg mau oper sewa (sudah selesai studi dan landlord tidak keberatan untuk diteruskan oleh 'yg baru'). -Kalau ini bisa dirembug dengan penghuni lama dan landlord apa saja dan bagaimana prosedurnya. Kalau case begini, nggak perlu susah2 jg untuk viewing, datang langsung masuk. 

Lalu bagaimana yg datang untuk bekerja di Edinburgh, boleh aja kok kalau mau kontak PPI Edinburgh (masa ga boleh sih ^_^), siapa tau ada yg studi selesai dan mau dioper flat nya. Eh, saya bukan pengurus PPI yah hehehe.

Kalau cari akomodasi private landlord, memang tidak bisa booking dari luar UK ya. Soalnya perlu adanya viewing, ya ini perlu. Agent atau landlord bisa melihat anda berarti mmg benar ada ^_^, dan anda bisa melihat dari isi rumah dan lingkungan juga, dan bener2 ada bukan iklan fiktif gitu. Ada iklan fotonya tp terus dah DP datang eeh ternyata nggak ada...ini juga kan perlu hati-hati ya.

*oh ya btw aku nggak tau juga bgmn sistem viewing rumah/flat dalam masa pandemi dan selanjutnya ya, mungkin jg ada perubahan

Cari rumah ya tergantung lokasi kerja dimana, atau yg membawa family dg anak2 perlu diperhatikan juga sekolahnya dimana dan bagaimana. Cari di google saja dengan kata kunci "to let in Edinburgh atau property to rent in Edinburgh". Ada Rightmove, Zoopla, citylets, dll, cari untuk berapa bedroom yg dimaui, dan lokasi. Disini, mreka akan memberi detail : kapan mulai avalaible, lokasi rumah, facilitas yg didapat, akses, sekolah terdekat, dan kontak agent nya. Foto isi rumah nya jg diupload guys, jd bisa dibayangin dulu gimana dalamnya gitu ya. Tp viewing untuk melihat lokasi real nya bgmn jg penting. Di postingan lama, saya pernah mention, saya udah tertarik dengan dalam nya rumah, oke lah, tp setelah suami datang nih, ah lingkungan tidak terlalu bagus. Trs gimana tetangga sebelah, tapi ini sih ya ga bs menjamin haha, waktu viewing kan ga ketemu tetangga, terus ga tau jg nanti kl tetangga suka ribut2 hehe. 

Edinburgh sendiri, nggak punya begitu banyak gedung apartemen yg tinggi2. Ada yg bagus apartemen mahal di tengah kota di daerah Meadow, namanya Quartermile   , ini luxury apartemen di Edinburgh karena bangunannya jg modern sih. Mostly, gedung bangunan flat or rumah2 di Edinburgh ini macam bangunan tua ya dibangun tahun 1900an (ini termasuk baru hehe), nah memang selama sy udah 8th disini, mulai juga bbrp pembangunan baru apartemen dan perumahan. 

Untuk yg membawa family, ya biasanya agen/landlord akan tanya berapa orang dan siapa aja yg akan menghuni di flat itu. Tiap anggota keluarga akan diminta bukti pengenalnya, waktu itu kita menyerahkan fotocopy paspor. Anak-anak waktu itu masih kecil ya umur 6 dan 2.5th, jadi kita sewa 2 bedrooms flat masih oke. Kalau yg sudah besar anak2nya dan punya 2 anak misalnya, kamu mau sewa flat yg isi 2 kamar  sometimes kamu akan di reject, ya nda dapet gitu. Waktu kita viewing, itu mungkin dengan beberapa orang lainnya yg juga mau, nah ini decision nya ya dari landlordnya. Entah apa penentunya ^_^.

Ada beberapa tipe disini, bisa pilih 'flat', jadi 1 gedung bisa ada 4 atau 6 flats gitu (2 -4 lantai), 1 flat: 1-3 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang tamu dan ruang makan, dapur. Rata2 begitu; atau yg rumah: terrace house ( 2 floors), detached and semi detached (2 floors -lebih besar dari terace house), bungalow (1 floor) . Kalau terace house, detached and semi-detached biasanya 2-3 kamar tidur; kamar tidur di atas-ruang tamu(keluarga) dapur ada dibawah. Ya disini dalam rumah nya seperti terkotak2, masuk itu koridornya kecil, langsung kamar kamar begitu. Jadi kalau ada anak2 kecil mgkn bisa pilih yg ruang tamu/keluarganya agak luas aja.

Contoh dalamnya Flat 2 bedrooms bisa dilihat di postingan saya ttg akomodasi sebelumnya.

Pemilihan sekolah jg berdasar catchment area (untuk public school), dimana anda tinggal. Di setiap area pasti ada sekolah ^_^, kalau pilih mana yg bagus. Hmm....sulit menjawabnya. Hahaha...nggak ada tuh rangking rangking sekolah mana yg terbagus terbaik disini, eh tapi kalau untuk hasil ujian anak SMU iya di ranking sekolah mana yg lulusannya terbaik gitu (meski ya disini ada loh netizen yg protes dg rangking2 begini). Jadi kalau mau sih ya lihat dari lulusan high school nya aja kali, nah primary schoolnya tinggal ngikut aja. Di tiap area pasti ada primary school and high school. Kalau saya dulu mendapat masukan, pilih lokasi area yg baik (bukan berarti yg posh - mewah wow lo ya), adalagi yg bilang untuk primary school sebetulnya semua sama saja, yg penting high school nya. Disini juga ada daerah yg menengah, menengah ke atas dan menengah ke bawah gitu sih. Tentu saja, sebetulnya bukan berarti orang yg tinggal di lingkungan jelek atau level bawah orangnya jg pasti jelek, nda juga loh. Ya mungkin hindari saja area yg rawan kejahatan. 

Edinburgh, mostly kotanya aman, naik bus sendiri jg aman, naik bus malam - hmm blum pernah coba sih hahaha, tp saya keliling sendiri jg baik baik aja kok, asal kita jaga diri juga ga macem2. Ya kejahatan pasti ada, ada yg kehilangan mobil, van, sepeda , nah hati2 aja buat parkir sepeda, perlu gembok yg bener2 anti maling ^_^, ada cerita temen parkir sepeda depan Aldi supermarket, sudah diikatkan dikunci ke besi parkiran sepeda, eh...hanya ban nya saja yg ditinggali..

Okeh, jadi intinya anda mau tinggal di Edinburgh mana south, north, west or east, kerja dimana, atau studi dimana, sekolah anak lalu dimana. Report school bisa dilihat di web Edinburgh council, kalau yg ga ada reportnya berarti jarang banget update itu sekolahnya. Dari report itu bisa terlihat sih, ada Inspectorate nya yg menilai, penilaian selain berdasar dari guideline, selain itu penilaian sekolah jg dari parents (biasanya akan dapat questionnaire gitu menurut kita sekolah anak kita itu gimana bla bla, kalau nda puas berarti ada yg kurang lah).

Kebetulan kita cari rumah (kami pindah rumah), juga mempertimbangkan lokasi kerja suami, dan kemudian lihat daerah mana sekitar situ yg cocok untuk family, dan pilihan kami jatuh di Balerno, (lokasi south west Edinburgh), bisa dikatakan ini lokasinya paling pojok, desa kecil tapi good community untuk family with children dan sekolahnya juga cukup bagus, bukan daerah yg posh ya..memang unk high school nya bukan ter the best di Edinburgh dan Scotland, tp masih dalam urutan atas lah gitu di Scotland untuk hasil lulusan high school nya bukan yg bawah2 ^_^. Sebenarnya kalau orang lokal sini menyebut 'Balerno' adalah posh village ^_^.

Kembali ke akomodasi, waktu dulu kita cari2 itu sampai 3 minggu lama nya. Untung aja, decision kita waktu itu, suami berangkat dulu saja kalau sudah dapat flat barulah kami datang. Kalau ingin bersama2 datang, baiknya ya adakan budget untuk menetap di airbnb atau hotel. Dan lagi*karena Mba Corona ini masih ada, untuk yg dari Indonesia wajib untuk isolasi mandiri 14 hari setiba di UK, nah bakal ribet juga untuk langsung cari flat, buka rekening bank -_-. Jadi sediakan budget saja untuk hotel/airbnb dan memberitahu staff hotel/airbnb bahwa anda akan isolasi mandiri selama 14 hari, seharusnya mereka akan membantu untuk keperluan sehari2. *Untuk yg students dengan akomodasi kampus, tentunya bisa langsung masuk kampus dan akan dibantu oleh staff/tutor dari pihak university.

Tambahan yg perlu diperhatikan waktu menyewa flat/house dari private landlord:

  • Private landlors atau melalui agent akan meminta referee dan guarantor. Biasanya sih kalau referee ini hanya menjelaskan bahwa memang referee ini mengenal anda sekolah atau bekerja disini, kamu bisa minta bantuan supervisormu atau dari pihak kantor. Untuk guarantor, nah ini biasanya (dan maap kami juga tidak berani ^_^) untuk menjamin bahwa jika ada perselisihan atau tidak bisa bayar guarantor ini yg akan menjamin...nah lo susah kan. Jika kamu nggak ada guarantor, agent akan menambahkan biaya 'handling fee' dimana jika ada perselihan dsb ini agent akan yg akan mengurus (kurang lebih begitu) atau anda bisa negosiasi dengan membayar sewa flat langsung 6 bulan di muka. Jadi kamu harus siapkan budget besar di depan ya ^_^. *Oya kalau case saya  8th lalu entah kayaknya kami ga pakai guarantor ^_^, tp ada saksinya, saya lupa.
  • Selain biaya sewa, di awal landlord/agent akan meminta uang deposit - besarnya kira-kira sejumlah 1 bulan sewa, ini gunanya nanti di akhir bila selesai masa waktu sewa ternyata ditemukan tidak membersihkan rumah, tidak membuang sampah, ada kerusakan dll, uang deposit kamu gak akan kembali atau mungkin dipotong untuk biaya2 itu.
  • Kamu akan tanda tangan kontrak sewa, ada baiknya dibaca juga, biasanya min 6 bulan sewa, kalau kurang dari itu mgkn ada 'denda', bila ingin berhenti/pindah dg pemberitahun 30 days in advance...kurang lebih seperti itu.
  • Kalau flat/rumah mu ada kebun didepan/belakang, itu jadi tugas mu untuk memotong rumput, kalau flat, mungkin bergantian dengan tetangga.
  • Alteration, jangan pernah merubah atau menambah sesuatu di flat/rumah tanpa konsultasi dengan pihak agent/landlord! - ada dalam perjanjian kontrak bisa dibaca terlebih dulu.
  • Usahakan waktu kamu masuk flat/rumah, foto2 dulu semua sampai tembok2nya jika perlu apa yg kamu dapat waktu datang sehingga kalau nanti kamu meninggalkan tempat itu kamu punya bukti2nya.
  • Flat or rumah harus dalam keadaan sedia kala waktu kamu datang/masuk; jadi nggak boleh sembarang ninggal barang atau bahkan sampah ya. Jika demikian uang deposit tidak akan kembali atau bahkan kena charge lagi.
  • Kalau mis ada kerusakan or kebocoran, boleh kok kontak agent or landlordnya, sampaikan saja apa yg terjadi ^_^.
  • Ada flat yg sudah pakai sistem token, listriknya tinggal top up aja.
  • Banyak juga, yg menyewakan 1 kamar nya untuk orang lain (sewa lalu disewakan 1 kamar untuk menambah pemasukan), sepertinya ini boleh2 saja-asalkan lebih baik juga baca perjanjian kontrak atau konsultasikan ke agent/landlord. Jangan diam2 kalau ketahuan bisa parah kan ^_^. Nanti beberapa kali agent bisa datang untuk cek rumah/flat-jangan kuatir mreka akan kontak terlebih dulu sih, kalian ga perlu ada dirumah pada waktu agent datang cek (mreka pny kunci juga) - ya mreka datang cek apakah kondisi rumah aman saja atau bagaimana ^_^, ya kalau agent mau datang cek kita bersih2 rumah dulu setidaknya hehe.
  • Selain biaya sewa rumah dll, listrik, gas, internet, perlu diperhatikan nanti akan ada council tax. Council tax ini (termasuk biaya air - supply air bersih dan pembuangan air; dan tax rumah gitulah ) besarnya tergantung area/lokasi flat/rumah dan besar rumah. Biasanya disebutkan dalam iklan rumah. Nah kalau student atau penghasilan rendah, council tax ini bisa di waived dengan menghubungi Edinburgh council. 
  • Jika punya TV, nanti kamu akan dapat surat cinta tagihan iuran TV, jangan boong ya ga punya TV hehe. Ini macam untuk iuran TV BBC gitu - bukan yg cable TV lain lagi, 1 rumah bayar 1 aja, jadi bukan tergantung banyaknya TV kok. 1 tahun iuran TV kira2 £150.
  • Kalau didaerah kota, jika rencana punya mobil pribadi, perlu diperhatikan juga parkir mobil. Kalau di flat/rumah nya ga ada private car park sendiri, berarti harus parkir di jalan dan apakah butuh permit car holder nggak. Permit ini bisa didapatkan dari Edinburgh council dan berbayar.
  • Tambahan, ada jg yg berpikir sewa tanpa furniture lebih murah. Memang kita bisa beli di charity shops yg banyak di Edinburgh sini dan harganya ga mahal2 bgt, tp perlu diperhatikan kita juga perlu biaya kirim nya ke rumah, terus waktu meninggalkan rumah itu gimana  kita mau mbuangnya? Scrap barang2 itu mahal juga loh, kita ga bisa mbuang sembarang di tempat sampah gitu, kalau buang ke tempat recycle, itu juga ada ketentuannya ga bisa buang bed utuh gitu, harus cari jasa company untuk pembuangan barang2 besar. Mau dikasih ke charity? Pengalaman ada temen kontak charity shop unk ksh lemari, staff nya akan datang lihat dulu, kalau goresan tll banyak atau barang itu udah gak safe, mreka akan tolak. Jadi pikir kembali sewa dengan furniture atau tanpa furniture ^_-
Lalu berapa sih biaya sewa flat/rumah di Edinburgh? Aku kurang tau juga sekarang ya, silahkan browsing aja, disini biaya sewa langsung ditulis di iklannya kok. Memang Edinburgh termasuk tinggi biaya akomodasinya di Scotland. Tapi masih mahal di LOndon ^_^.
Kira2 mungkin itu dulu ya.

VISA 2 UK - Extension

Sudah hampir 3 tahun kami tinggal di Edinburgh dan visa kami hampir habis masa berlakunya. Untuk perpanjangan pekerjaan di university masih diteruskan, dan dari pihak mereka akan menguruskan COS (Certificate of Sponsorship) yang mana ini bagian yg penting untuk kita gunakan mengurus perpanjangan visa. Hanya sayang sekali mereka tidak memberikan subsidi untuk biaya visa.
Dan aturan per April 2015, untuk pembuatan baru ataupun perpanjangan visa Tier 2 dan 4 dikenakan tambahan biaya untuk NHS (National Health Surcharge) sebesar 150pound/orang/tahun (Tier 4), 200pound/orang/tahun (Tier 2) pengecualian untuk negara2 tertentu misal dari EU. 
Sudah pasti biaya ini sangat menohok, karena kami harus membayar dimuka sebesar 200 pound/orang/tahun x 3 tahun (perpanjangan smp 3 thn) plus biaya visa itu sendiri dan biometric card.

Berikut saya ingin menuliskan cara dan dokumen apa yg digunakan untuk mengurus perpanjangan visa Tier 2 (General) melalui online (dalam UK):
  1. CoS (Certicate of Sponsorship) dari pihak employer.
  2. Dokumen yang disertakan dalam pengiriman :
    1. Pas foto 4x6 2 lembar
    2. Paspor asli (bila visa ada di buku paspor lama, dua2nya harus disertakan)
Catatan :
Berhubung ini juga pertama kali melakukan perpanjangan visa (leave to remain), kami juga bingung dokumen apa saja yg harus disertakan seperti apakah memerlukan data bank statement (maintenance fund), birth/married certificate, language proof. Ternyata ini tidak perlu...bagaimana caranya kita tahu dokumen apa yg diperlukan, nanti setelah kita mengisi formulir online kita akan mendapat konfirmasi apa saja yg perlu disertakan dalam pengiriman.
Yang pasti, kita tidak memerlukan bukti proof language lagi (karena data mungkin sudah tersimpan di Home Office pada saat kita apply visa pertama kali). Maintenance fund juga tidak perlu sebetulnya, karena didalam CoS sudah disertakan income per tahun.
Namun dalam pengiriman dokumen (supaya lebih aman aja sih), kami menyertakan foto copy :
  • Print bank statement selama 3 bulan terakhir dari bank
  • Surat nikah
  • Surat kelahiran anak
Informasi mengenai extend visa dan biaya termasuk NHS fee, dan BRP :
https://www.gov.uk/tier-2-general/extend-your-visa
Biaya perpanjangan visa (sampai 3thn) : 651 pound, lama 8 minggu atau premium service 1051 pound (datang langsung), satu hari slesai.
Biaya NHS : 200 pound/person/tahun x 3 tahun : 600/orang.
Biaya BRP (Biometric Residence Permit) : 19.2 pound/person. ---> bentuk visa dalam kartu.

Kami memilih standar saja.

Visa expired : 14 November 2015. Berhubung suami ada conference bulan Sept, kami memajukan membuat lebih awal.
CoS : 30 July 2015, malam harinya kami lgs apply isi online form --> https://visas-immigration.service.gov.uk/product/tier2-general
Visa, NHS paid : Thursday, 30 July 2015
Document sent :  Friday, 31 July 2015, by Post Office 
Document received Home Office : Monday, 3 Aug 2015 
BRP letter received : Tuesday 11 Aug 2015 afternoon, lalu kami langsung menuju ke kantor Pos yang melayani BRP yaitu di Princess Mall atau satu lagi di Morningside.
Photo for BRP, BRP paid : Tues, 11 Aug 2015
BRP card received : Friday, 4 Sept 2015 by DX courier
Passport received : Saturday, 5 Sept 2015 by Post Office

Done!

Catatan : Waktu kita membayar Visa fee (online payment by card), kita bisa pilih standard atau priority (bukan premium). Standard decision made 8 minggu, priority sekitar 1 minggu (lupa!, dan lebih mahal). 

Easter Break and Friends

      Libur Paskah sekolah di Edinburgh mulai tgl 3 April - 20 April. Lumayan lama ya seperti libur Natal dan Tahun Baru. Awalnya memang tidak merencanakan liburan bersama. Papa libur hanya Jumat-Senin pada minggu Paskahnya.
     Jumat pada hari pertama libur, kami ajak papa ke Livingston untuk berenang, susah banget kalau ajak papa ya...awalnya saya dan anak-anak aja karena Kimi udah cerewis banget minta renang. Tapi akhirnya papa mau ikut juga. Langsung cepet-cepet beberes karena bis yang ke Livingston dari daerah rumah kami hanya ada 2 jam sekali (Senin-Jumat, bus no 24), ini macam bus kecil untuk area tertentu, Kenapa Livingston...karena mau coba kolam renang Xcite disana, mau coba flume (slide). Kapan lalu sudah pernah kesana sih tp flume nya ditutup, karena waktu itu West Lothian area bukan libur sekolah jadi untuk weekday hanya dibuka pukul 4 sore. Untuk memastikan flume nya dibuka nggak, saya email ke CS nya dan yup selama libur sekolah (West Lothian school holiday).
     Sekedar berbagi info, Xcite ini tempat olah raga fitness, football, renang, sauna, atau kalau kelas aerobic, dan ada juga softplay untuk anak-anak. Dan menyediakan tempat untuk ulang tahun anak-anak, misal party renang, atau football atau softplay saja. Khusus yg di cabang Livingston, mereka punya kolam renang yg ada flume nya. Kolamnya nggak besar sih, wah kalau dibanding Ocean Park yg di BSD, Tangerang kalah banget hahaha...tp ya ok lah karena jarang banget ada disini ^_^. Biasanya kami berenang di kolam renang di High School yg dekat dg rumah. Oh ya kolam renang di sini indoor semua ya, dan nggak ada permainan macam waterpark begitu, kecuali di England. Tiket dewasa 4.5 pound (renang), dan anak >5th : 4 pound, under 5 free (kalau resident West Lothian area).
   Lanjut...sampai di tempat renang, ternyata sudah antri..Karena kolam renang penuh, jadi pengunjung dibatasi jumlah orang dan jam berenang. Hanya bisa 1 jam saja. Tidak mau mengecewakan anak-anak la sudah datang kok gak jadi, ya gak apa-apa deh. ..Karena itu libur sekolah anak-anak free, dan kami hanya bayar berdua 9 pound. Flume dibuka juga ada waktunya, bergantian dengan kolam wave, ada semacam ombak buatan begitu tapi luasnya kecil -_-. Jadi hanya putar putar aja kayak gasing hihi.
     Habis berenang kami makan siang dan jalan-jalan di shopping mall Livingston Designer Outlet. Nah, buat yang seneng belanja (sy sih seneng tp sayang ga bisa beli haha), ini tempatnya shopping dari berbagai macam shop Next, Ted Baker, Radley, Adidas, Nike, ProCook, M&S, Debenhams, H&M, dsb. Pokoknya lengkap disini. Dan juga bar, cafe dan restaurants, termasuk Krispy Kremes, Starbuck, Wetherspoon, Flame, McD, ada jg food court, Pizza Hut,dsb. Dan kayaknya ada tempat penitipan anak juga disitu, tapi sy belum pernah coba sih.
     Pada hari Paskah nya kami sama-sama pergi ke gereja, dan kemudian ada undangan makan di rumah teman dengan menu `Mie Ayam Komplit` ^_^. Cuaca di Edinburgh dan sekitarnya sangat mendukung liburan kali ini. Cuacanya hangat, ada matahari shg saya pun cepat-cepat mengeluarkan semua cucian ^_^ biar bisa dijemur diluar. Dan kami merencanakan pergi berenang dan piknik bersama beberapa teman-teman Indonesia di Edinburgh.
Together
      Pagi kami berenang di Royal Commonwealth Pool, ini kolam renang milik council, termasuk Edinburgh leisure untuk sports, holiday activities, softplay dan party.  Untuk tiket berenang saja, 6 pound/orang, under 5 is free,  Kalau liburan, anak-anak sekolah gratis berenang. Di Royal Commonwealth, ada tempat sendiri untuk family swimming, hanya yg memakai tanda gelang saja yg bisa masuk kesini. Kolam renang nya termasuk besar. Ada beberapa kolam gitu, ada yg untuk float, ada yg untuk diving.
     Dari berenang, kami makan siang sembari piknik di Arthur`s Seat. Menyenangkan sih, cuacanya bagus, matahari menyengat sehingga yang suhu udaranya masih kira-kira 20 sih terasa hangat. Apalagi menu makanan yg lengkap : nasi goreng, bakmi goreng, ayam goreng, bakwan jagung, salad sayur, es timun, cake. Hmmm yummy tummy...

Kimi 

Kiyo and Dickens
Kiri : Shanti, Anis, Dicken, Andrea, Nico, Sofi, Desi, me, Kimi, Andra


With friends
Nice to have lovely friends....
Nice first week of holiday. Dua hari setelahnya, saya dan anak-anak pergi shopping (tukar barang sih haha), dan rencana main ke museum, dimana pas ada Science Festival. Sayang sekali waktu ke Museum Gallery of Scotland, untuk activity anak nya nggak disitu, jadi kita pindah ke city of art Museum, dan sayang juga kita datang udah jam 3 dan sebentar lagi mau tutup. Jadi anak-anak nggak bisa ikutan aktivitas yg ada disitu ...kita hanya bisa lihat `Wild Scotland bus` yg ada di luar City of Art.
   
Minggu pertama liburan berlalu, kadang Kiyo main ama temannya di taman, atau playdate dirumah temen yg hanya sebelah rumah saja. Just relax at home. play game, sleep and eat ^_^.

Minggu kedua, saya dan anak-anak ajak ke Gambado, tempat main softplay di Fountain Park. Dapat karcis murah dari Groupon. Family, 2 adult, 2 children, 10 pound dapat meal box buat anak-anak. Kalau tiket normalnya, per anak 7-9 pound tergantung umur. Gambado, ini juga bisa buat party anak-anak, mulai dari 7.95/anak tergantung paketnya. 

Indonesia Independence Day, Edinburgh Aug 2014

Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka

Sekali merdeka tetap merdeka

Selama hayat masih di kandung badan
Kita tetap setia tetap sedia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap sedia
Membela negara kita

Itulah lagu kemerdekaan kita Indonesia dan tahun ini kami pun mengenang dan merayakan kemenangan bangsa Indonesia di Edinburgh. Kalau tahun-tahun sebelumnya kami tidak pernah ikut merayakan 17 Agustus-an di negeri orang (waktu itu kami di Jepang), kali ini saya dan keluarga ingin ikut berpartipasi. Lagipula tidak ada salahnya dan sebetulnya sebagai orang tua jg harus mengenalkan, mengajari dan supaya tidak lupa akan sejarah kemerdekaan Indonesia. Meskipun anak-anak saya masih sulit untuk menangkap apa itu merdeka dan kenapa hari Raya kemerdekaan dirayakan disini? Terus terang sy hanya bisa memberitahu waktu dulu Indonesia perang dengan musuh (mis Indonesia dg Inggris) nah, Indonesia menang, dan tiap tahun kita akan merayakan kemenangan itu (ini sebetulnya jawaban yang `sekedarnya` ^_^, tp kalau dijelaskan dengan kata kata tingkat tinggi juga tidak akan mengerti bukan? ^_^).
Dipelopori Bp Hari, doctoral student di HWU tahun ini PPI Edinburgh mengadakan perayaan 17 Agustus di Chaplancy, Heriot Watt University (HWU). Kita menyewa ruangan yg ada di Chaplancy, HWU pada hari Sabtu tgl 16 Agustus nya. Jadi sebetulnya sehari sebelum hari kemerdekaan, karena tahun ini 17 Agustus jatuh pada hari Minggu dan ruangan Chaplancy hanya available mulai sore saja. Dan hari Sabtu menjadi pilihan, karena kita bisa menggunakan waktu dan tempat dari pagi sampai malam (bila perlu).
Perayaan ini juga sekaligus sebagai acara perpisahan untuk beberapa mahasiswa/i yang telah menyelesaikan masa studinya di Edinburgh dan akan kembali ke tanah air. Tidak terasa satu tahun berlalu lagi, selamat berjuang untuk Nusa dan Bangsa.
 
Suasana 17 Agustus

17 Agustus di HWU, Edinburgh
Acara 17 Agustus ini dimulai dari pagi jam 11 sampai sore hari. Ada beberapa lomba dan hadiah yang sudah disiapkan oleh beberapa orang dari kita. Namun karena lebih asyik bercengkerama dan nampaknya juga `malu-malu` ikut lomba, lomba hanya terlaksana lomba makan donat untuk anak dan dewasa, lomba membawa kelereng dengan sendok untuk anak-anak. Nampaknya anak-anak selalu semangat untuk permainan dimanapun dan kapanpun ^_^.
Tiada acara tanpa makan-makan, tentunya tanpa bantuan Ibu ibu yang ada di Edinburgh, acara ini tidak akan berjalan mengenyangkan kan. Terimakasih untuk Ibu-ibu, bapak-bapak, Mba dan Mas yang budiman membawa potluck makanan dan minuman. Rasanyo sedap sekali.

Sebagain ibu-ibu yg berpartisipasi di dapur

Potluck makanan-minuman
Menu makanan kali ini diantaranya : sate ayam, soto daging, ayam suwir bali, gorengan bakwan, coto makassar, nasi kuning dan pelengkapnya, telur dan terong balado, es buah, es shanghai, juice buah, krupuk rambak, apple pie, dan kue tart merah putih. (Maaf, bila yg disebutkan tidak terpampang dalam foto dokumentasi).

Sate Ayam Mpok Anis

Sebagian menu yg ada

Merah Putih (cake made by Ibu Yufrita)
Dan inilah yang ditunggu tunggu lomba makan donat. Lomba dibagi menjadi kategori anak-anak, ibu-ibu, dan bapak-bapak. Tingkah polah anak anak ini memang lucu-lucu, ada yang semangat sekali, ada yang bingung mau diapain dan disuruh apa ini, ada yang menangis .... tapi yang penting meriah  ^_^. 


Semangat!

Kimi nangis
Nyam nyam enak kali ini donat

Inilah juaranya

Tidak seperti anak-anak yang semangat ikut lomba, bapak-bapak dan ibu-ibu ini malu malu berpartisipasi. Tapi dengan semangat 45 untuk saling menyemangati, maka terkumpulah peserta-peserta yang ternyata narsis juga ^_^. Malah lebih semangat untuk menghabiskan donat sampai penghabisan!!

Kategori : Laki-laki

Sebelum lomba, mejeng dulu
Kategori : Perempuan

Sebetulnya ada beberapa lomba yang telah dipersiapkan seperti lomba memasukkan pena ke dalam botol, lomba kelereng, lomba menggiring bola. Namun akhirnya lomba hanya diikuti peserta kategori anak-anak saja, lomba menggiring kelereng dan lomba lari.

Lomba lari

Lomba kelereng
Semua pemenang
Untuk pemenangnya semua hadiah sepertinya menjadi milik anak-anak ^_^. Hadiah ini pun sebetulnya hanya hiburan, kami mendapat sponsor dari Domino Pizza dan Indofood (boleh percaya boleh tidak tapi jangan percaya hahaha). Hadiah berupa kaos I love Edinburgh dari Domino Pizza dan bumbu Indofood. Semoga semua pemenang dihiburkan oleh hadiah-hadiah ini. Menutup acara, tidak lupa kami berfoto bersama  

Source: PPI Edinburgh
Akhir kata Salam Merdeka! Merdeka bukan berarti lagi angkat senjata di medan perang. Tapi sesungguhnya, kita harus tetap berjuang untuk merdeka dari hal-hal disekitar kita yang mungkin dapat menindas pikiran dan batin kita. Mengabdi untuk nusa dan bangsa Indonesia bukan harus ikut berpolitik, ikut partai namun bisa dilakukan dengan cara apapun sesuai bidang yang kita kuasai. Jika sy berada di luar negeri, bekerja dan menetap diluar negeri bukan berarti sy akan terus melupakan Indonesia, toh keluarga sy masih ada di Indonesia dan sy bisa tetap berkarya dg memperkenalkan makanan Indonesia pada teman teman sekitar saya ^_^ karena itulah yg sy bisa lakukan. 

Salam dari Edinburgh.

Move out Move in

Late post tahun kemarin Ags 2013.
Akhirnya kami memutuskan pindah dari daerah flat kami pertama, sebetulnya sayang juga karena Kiyo sudah mulai terbiasa dengan sekolahnya. Tapi, atas rekomendasi teman, kami ingin mencari tempat tinggal yang lebih baik untuk lingkungan rumah, sekolah dan komunitas, dan tentu saja tetap pertimbangan jarak ke dan dari kantor kerja. 
Lingkungan rumah dan sekolah kami yang pertama, sebetulnya tidak jelek jelek sekali (tidak ada pemabuk ^_^), nggak ramai hanya memang ramai jalan raya, tetangga juga baik baik, dan seperti tinggal di perumahan (seperti di Indonesia). Namun, kami ingin mencari daerah yang baik untuk keluarga, dan kualitas sekolah yang lebih baik karena sekolah disini berdasarkan catchment area. 
Setelah akhirnya masa pencarian rumah/flat, bolak balik viewing tapi belum ada yang sreg di hati dan di `budget`, akhirnya kami menemukan juga rumah yang tanpa sengaja, atau tanpa kami duga dan kami putuskan `ok, coba saja, kalau memang gak dapat, memang belum waktunya`. Sebelumnya kami sempat sudah ok dengan sebuah flat di lantai bawah, kedua belah pihak sudah `ok` tinggal tunggu tanda tangan dan surat-surat, tapi karena sesuatu hal yang janggal di surat surat tsb, akhirnya kami memutuskan batal saja. Aku sendiri kawatir, karena kami ingin waktu pindah itu pas dengan waktu ajaran sekolah baru, supaya Kiyo bisa memulai dari kelas yang baru dan kami sudah kontak sekolah yang baru didaereah itu. Waktunya mepet sekali, dan memang tidak banyak rumah available di daerah yang kami inginkan ini, adapun yang avalaible, uangnya yang nggak available dari kantong kami ^_^. 
Singkat cerita, kami mendapatkan rumah tipe terrace house yang harga yang kami dapatkan kok ya sama dengan harga flat sebelumnya, malah kami dapat tambahan ruang dan punya kebun depan dan belakang, walaupun kecil tapi bersyukur kami bisa merasa nyaman tinggal di lingkungan yang semoga lebih baik.
Lingkungan sekolah juga lebih baik, pada awalnya aku juga tidak mengenal siapa siapa, dan bingung dan terlebih kasihan sekali melihat Kiyo hanya sendiri. Tapi Puji Tuhan, satu dua orang ibu mulai menyapaku. Itu rasanya sesuatu sekali, tidak banyak foreigner di lingkungan kami tapi kebanyakan orang lokal sini cukup baik pada kami.
Satu dua orang tua murid, mengajak kami untuk `playdate` setelah pulang sekolah. Mulanya aku ikut menemani, tetapi setelah itu, kami bergantian menjemput sekolah kalau pas playdate. Kimi juga akhirnya bisa masuk Nursery yg afternoon, dan nggak ada masalah, dia enjoy dengan sekolahnya.
Perbedaan antara Kiyo dan Kimi, Kimi lebih aktif bicara kosakatanya bertambah cepat setelah dia masuk Nursery, sedang Kiyo karena dia tidak banyak bicara jadi kami tidak tahu sampai dimana kemampuannya berbahasa Inggris. Tapi sampai saat ini Kiyo bisa mengikuti pelajaran di sekolah, kata gurunya tidak ada masalah di sekolah.
Mungkin anak anakku memang tidak bisa sepandai anak orang lain yang bisa cepat menyesuaikan dengan bahasa lokal, tapi aku harus bisa belajar bersyukur karena pada akhirnya anak-anak bisa bergaul dan disukai teman teman sekelasnya. Bahkan diluar kelas mereka pun, ada yang kenal Kiyo dan Kimi ^_^. Walaupun masih saja Kiyo sering malu dan pendiam.

Lingkungan sekitar rumah

Taman bermain dekat rumah, dekat sekolah

Primary school, only 3 min  on foot dari rumah
Halaman Sekolah, tiap pagi anak2 P2 berbaris disini
Karena pindah rumah, kami pun juga mencari gereja yang baru yang inginya di lokal area tempat tinggal saja. Dan teman kami mengajak datang ke gereja St Mungo`s, dan kami pun merasa cocok disini. Suasana kebaktian juga tidak ramai (musik) sekali dan juga tidak hening sekali, dan orang-orangnya juga sangat welcome. Dan kami juga merasa senang dengan Sunday Service untuk anak-anak. 
Di gereja ini mempunyai dua kali Sunday Service, di pagi dan sore hari. Hanya di pagi hari saja, Sunday Service untuk anak-anak dari bayi sampai high school. Jam nya juga sama. Jadi sebelum orang tua masuk kebaktian umum, anak-anak masuk kelas masing-masing sesuai umurnya. Ada aktivitas yang disesuaikan dengan umur anak.
Gereja ini juga mempunyai parent and toddler group di hari Selasa dan Rabu pagi, terbuka untuk siapa saja, hanya 1 pound per family, kita bisa datang untuk bermain, chat, snacks, craft activity. Karena Kimi masuk nursery yang siang, aku biasanya ajak ke group ini 1x. Aku senang ke group ini, karena juga ada sing a song. Waktu sebelumnya ke parent n toddler group dari community lain, gak ada sama sekali nyanyi atau craft, ya hanya bermain dengan mainan yang disediakan di grup tersebut.
Selain untuk anak-anak, ada jg house group, bible study group, male group dan mom to mom group. Aku pribadi tidak mengikuti semuanya itu sih.
Well, so far kami suka tinggal disini, banyak kegiatan untuk anak-anak juga, after school club, Gala children, dll yang nggak perlu jauh jauh keluar dari rumah.

Edinburgh: Life, Akomodasi, Sekolah, Transport

Memulai babak baru di negeri Fish and Chip (traditional food dari Scotland katanya...). Rasanya kali ini ingin menjadi perhentian terakhir, semoga pekerjaan langgeng. Berhubung dari pihak kampus tidak menyediakan fasilitas rumah (kecuali pertama kali kedatangan disediakan akomodasi sampai mendapatkan flat), suami berangkat terlebih dahulu untuk mencari flat dan juga sekolah untuk anak-anak.  Sementara itu, aku dan anak-anak balik ke Jogja, Kiyo dan Kimi sempat sy sekolahkan di sekolah yg dikelola oleh Gereja dan kebetulan sekolah tsb menggunakan bahasa Inggris, jadi bisa sebagai latihan untuk masuk sekolah dg bahasa Inggris sesungguhnya ^_^.
Akhirnya tiga atau empat minggu kemudian suami baru fix dapat flat dan sekolah (SD) hanya jalan kaki. Sy segera membeli tiket pesawat, melalui Travel di Jogja, entah ada juga kejadian yang tidak bisa ditebak. Menurut pihak travel, paspor saya tinggal 4 bln dari masa berakhir, maka sy diharuskan untuk mengganti paspor baru terlebih dulu, karena dikawatirkan sampai disana akan ditolak. Sy coba nego, pihak travel menelpon ke kantor airlines dan jawabannya harus min 6 bulan berlaku dari masa berakhir. Lah, anehnya kenapa ini tidak diberitahukan juga pada waktu suami saya ketika memesan tiket di travel yang sama (hanya petugas berbeda). Kebetulan juga masa berlaku paspor suami dan saya sama. Dan tiba di Edinburgh juga selamat dg kata lain tidak ada masalah.
Akhirnya daripada esmosi tidak jelas, memang lebih baik mengganti paspor dulu daripada sampai disana juga harus mengganti passpor ke KBRI London (lebih tambah biaya dan waktu). Karena waktunya itu pas weekend juga, dan suami tidak mau menunggu lama, aku pakai jasa travel tsb untuk mengurus passpor (sebelumnya kita urus paspor sendiri waktu Kiyo lahir-tidak sulit sih hanya harus `sabar`). Aku agak lupa itu 1 atau 2 hari jadi, karena terpotong hari Sabtu dan Minggu. Jadi aku buat appointment dg pihak travel, memasukkan data ke travel, dan  hanya dtg ke kantor imigrasi untuk foto dan tanda tangan. Aku pikir datang langsung foto, ternyata harus menunggu juga ^_^, masih bny jg calo yg ada disitu, namun itu mungkin lebih `berijin` kali ya. Pas kok ya katanya kepala kantornya sedang keluar (tidak kembali2 -_=) ....Tapi akhirnya aku bisa masuk foto dan tanda tangan (entah siapa yg mewakili kepala imigrasinya), tidak ada wawancara hanya ditanya mau kemana. Beres lalu pulang. Senin kembali ke travel agen untuk ambil paspor dan tiket. Lega....
Aku mengambil airlines KLM transit di Schipol, Amsterdam, berangkat dari Jakarta transit sebentar di KualaLumpur untuk ambil penumpang lalu lanjut lagi mengudara selama berjam jam -_-. Anak-anak mulai ribut, apakah sudah sampai, kapan sampai....Transit di Schipol, aku biarkan anak-anak berlari-lari dulu untuk menguras energi shg di pesawat menuju ke Edinburgh mereka tidur. Tapi ternyata mereka tidak bisa tidur ^_^, mungkin jg karena aku jg excited untuk segera sampai Edinburgh.
Ketika berangkat ke Edinburgh, aku dan anak2 masing2 mendapat jatah bagasi 23kg, tapi saya kelebihan 2 kg/bagasi ^_^. Untunglah masih bisa lolos. Dan hand luggage/kabin aku bawanya cukup ribet sebetulnya, anak-anak aku bawakan tas sendiri2 (yg kmd mreka tidak mau bawa), aku bawa koper unk kabin dan tas wanita. Jadilah terlalu banyak `printilan`. Sampai di Edinburgh Airport, suami sudah menjemput. Kami naik taxi waktu itu, karena membawa 3 koper dan berbagai printilan ^_^.

Akhirnya tibalah juga di kota Edinburgh ini. Capek, seneng, dan ingin tahu kota ini seperti apa. Kalau kata suami pertama kali bilangnya seperti kota Prague di Eropa. Tapi ya memang kurang lebih betul ^_^. Bangunan rumah dan gedungnya bukan bangunan yg modern dan tidak ada bangunan tinggi.

Akomodasi
Bicara soal akodomasi. Mencari akomodasi ini susah susah ya susah ^_^, susahnya 1. Lewat agen (kebanyakan sih lewat agen, searching dulu dari internet atau datang ke kantor agen) 2. Buat appointment untuk lihat flat nya (apartemen, kalau disini namanya flat. Karena jarang sekali ada apartemen dg bangunan tinggi. Adapun hanya dekat di city center.) 3. Kalau yg viewing banyak, nah musti tunggu beberapa hari/1mg-an buat dikasih tahu kepastiannya, bisa dapat gak flat ini, spertinya landlord jg mau ngecek para kandidat tenants apa berkualifikasi gak, bisa bayar gak, ada jg yg meminta memakai guarantor, takut kalau lari tidak bisa bayar. Dan, tidak bisa nih booking dari lewat surat menyurat (e-mail) saja, harus datang, kalau ok akan diminta id-nya.
Waktu itu, aku masih di Indonesia dan suami sudah di Edinburgh, kita pilih-pilih lokasi dan kondisi flat sampai puyeng. Karena banyak faktor yg jadi pertimbangan. Untungnya ada beberapa teman yg memberi masukan, lokasi mana yg bagus dan aman untuk tinggal.
Oh ya, kalau searching dari internet, kita pun bisa lihat foto isi flat tsb, dapur, kamar mandi, ruang tamu, ruang kamar. Jadi, pertimbangan kita waktu itu lokasi yg bisa dijangkau dg transportasi bis, sekolah anak, lingkungan sekitar. Dan viewing itu memang bener perlu sih, waktu aku suka flatnya lihat dari internet, ketika suami lihat kesana sendiri eh..ternyata lingkungannya (tetangganya `serem`) ^_^, jadi bataalll...
Puji Tuhan, dapat flat ini, baru renovated, dan yg tadinya unfurnished, bisa dinego jadi furnished (kecuali meja makan kami tidak dapat), lingkungan seperti perumahan yg nyaman meski dekat dg main road. Tapi lebih dari cukup karena, lebih luas dari apartmen kita dulu di Misato Danchi, disini dapur sudah dilengkapi oven, cupboards yg cukup, central heater dan disetiap ruangan ada heaternya, ruang tamu luas. Sekolah tidak sampai 5 menit jalan kaki.
Ketika kami berkenalan dg orang tua teman Kiyo, ternyata mereka sewa langsung dari landlord, yg punya orang dari Pakistan (punya beberapa flat yg disewakan). Jadi kalau terlebih dulu mempunyai kenalan seperti ini, bisa saja langsung menemui landlord, hanya kebanyakan kondisi dalamnya jangan minta yg wah ya ^_^, tidak sampai jelek sekali nggak.
Kalau dengan agen, biasanya kita diminta deposit +-1bulan, yang nantinya akan dikembalikan kalau keluar dari sini dikurangi bila ada kerusakan2. Beberapa waktu, jg akan dicek oleh agent. Kalau flat dg share taman belakang ini, kita musti sendiri kerjakan seperti potong rumput bergantian dg tetangga bawah, tapi biasanya waktu musim panas saja kita kerjakan. Untuk hal-hal spt ini biasanya ada dicantumkan di surat kontrak sewa. Min sewa 6 bulan, lalu perpanjang tiap bulan atau per 6 bulan lagi (tergantung landlord).
Aku sendiri nggak tahu kalau halaman belakang itu harus kita kerjakan dan ada shed (gudang kecil) yg itu termasuk bagian kita (padahal isinya punyanya landlord) dan rumputnya udah tinggi tinggi banget. Mana gak punya peralatan potong kan, ternyata kita lihat isi gudang tsb, ada berbagai peralatan kebun, akhirnya ya pakai itu saja. Atau bisa panggil gardener buat kerjakan semua, kalau potong rumput +- 10 pound. Yaah mending kita kerjakan sendiri ^_^.

Ruang Tamu (masih pada ngantuk)

Ruang tidur 1

Ruang tidur 2

Halaman belakang

Bangunan flat

Sekolah (Primary School)
Flat kita deket banget ama school, gak ada 5 menit ya...Sekolah disini gratis sekolah milik pemerintah (public school). Dan sebenarnya semua sekolahnya sama saja, hanya saja karena disini berdasar catchment area, kita juga harus memperhatikan dimana lingkungan sekolah yg baik dan juga kemajuan sekolahnya tergantung jg dg keaktifan PTA (parents teacher association). Untuk nilai dan kualitas sekolah primary dan secondary bisa dilihat dari websitenya di Edinburgh Council bagian education. Aku sendiri tidak terlalu mengerti detailnya, tapi misal sekolah Kiyo ini di Stenhouse Primary School, karena area tempat kami di Stenhouse jadi termasuk dalam catchment school ini, aku lihat hasil laporannya tidak terlalu jelek sekali, rata2 adalah good, dan very good untuk tiap point2nya. Dan kita senang sih, gurunya di kelas juga pintar, dan ngerti kalau Kiyo ini baru pertama belajar bahasa Inggris, jadi waktu pertama tama Kiyo ini memang nggak ngerti sama sekali, jadi waktu di akhir minggu aku dikasih tahu tema yg akan dipelajari minggu depannya, jd aku bisa mempersiapkan Kiyo dulu misal dg bahasa dirumah. Meskipun dibanding dg lainnya, Kiyo belum bisa untuk cas cis cus, tapi dia beberapa kali bisa mendapat rewards dari gurunya.

Salah satu award dari sekolah, buat pemicu kali ya..
Primary School (tampak samping)

Bicara soal edukasi di Scotland, aku belum tahu banyak. Mreka menggunakan sistem curriculum of excellence. Yang aku rasain ya disini memang tidak sekeras sekolah di Indonesia, tiap selesai satu bab, lalu ada test, lalu mid term ada test, akhir term ada test lagi, dan penilaian masih masih dg angka. Kalau dapat 100 tentunya senang dong, bangga, berarti anakku bisa. Tapi disini...?? Bagaimana aku bisa tahu anakku ini belajar apa, apakah bisa, lalu patokan apa yg bisa aku dapat kalau anakku ini tidak tertinggal dikelas? Buku buku juga tidak ada yg dibawa pulang di tas sekolahnya, tidak ada laporan harian....Kadang saja Kiyo pulang dg membawa stiker yg ada di bajunya, kamu dapat apa Kiyo? Kenapa kamu bisa dapat stiker `well done`? Tidak ada jawaban dari Kiyo -_-.
Ajaran tahun baru disini adalah bulan Agustus. Untuk anak umur 3-5 tahun, masuk Nursery school (public) gratis, 2.5 jam per hari Senin-Jumat. Biasanya untuk anak2 umur 3th akan ditempatkan di sesi siang, baru 1 th berikutnya pindah ke sesi pagi (walau kalau di aplikasinya kita bisa pilih pagi atau siang, tp kenyataannya kalau baru dapatnya siang). Untuk umur 5th, atau yg bulan lahirnya di batas bulan February (klo tidak salah), bisa masuk Primary School. Bisa jadi waktu bulan Agustus  berumur 4.5th sudah masuk Primary 1. Piuuh. Tapi disini, Primary School sampai 7th (Primary 7). Lalu S1-S6 adalah Secondary School.
Sebetulnya waktu pertama kali datang disini, karena bulan kahir Kiyo Januari, dia bisa masuk langsung Primary 2. Tapi entah, mungkin gurunya melihat karena pertama belajar Inggris jadinya dimasukkan ke Primary 1. Jadi dia paling tua di kelasnya.
Sekolah private juga ada beberapa, tapi dengar2nya sih mahal sekali...-_-. Dulunya ada subsidi dari pemerintah juga, tp lalu diprotes karena biasanya yg masuk sekolah private adalah orang kaya, lalu kenapa diberi subsidi juga? Entahlah kalau sekarang.
Pada bulan November, ada satu hari dimana ortu diundang masuk ke kelas untuk melihat kegiatan anaknya di pagi hari. Disitu, karena masih awal2 jadi Kiyo masih malu-malu. Tapi beruntunglah Kiyo tidak begitu tertinggal, untuk listening dan speaking mungkin sangat butuh waktu, tapi setidaknya Kiyo sudah aku bekali untuk membaca abc dan numbers dalam bahasa Inggris, dan waktu itu sudah bisa menulis, dan bbrp kosakata ^_^.
Nah, baru di term berikutnya, ada parent consultation, dimana tiap ortu murid dipanggil untuk diberitahu hasil anaknya dikelas. Masing2 hanya 10 menit saja. Disitu, kita baru ditunjukkan folder tiap anak, ada literacy, numbers, writing, science. Oh ternyata, sistem penilaian mereka lain, bukan menggunakan angka 1-100. Melainkan, dari penilaian peer (teman) dan gurunya sendiri. Dalam setiap tema yg dipelajari, misal belajar tentang shop, nanti anak disuruh membuat poster tentang shop. Lalu ada penilaian mis ` i can understand about shop; I am confident about.....`
Waktu aku lihat2 folder Kiyo, ttg writing disuruh buat poster dan tulisan ttg robber, aah masih dibantu oleh gurunya ^_^ untuk mengungkapkan kalimat.

Ngomong-ngomong ttg subsidi anak...masih enak di Jepang ya hahaha, disini kita tidak mendapat subsidi apa2, kecuali yg non tax payer dan gajinya dibawah batas tertentu, dan resident. Mungkin setelah 5 th disini, baru bisa apply resident. Subsidi seperti lunch meal untuk yg non tax payer dan gajinya dibawah tertentu, kalau subsidi anak bulanan mungkin semua resident bisa dapat tp besarnya kurang tahu.

Nursery School
Untuk anak yang masuk umur 3th dapat masuk public nursery school, 2.5 jam per hari. Pendaftaran biasanya bulan November sudah dibuka. Kalau di Scotland, kita diberi 3 pilihan nursery dan kalau Nursery tidak perlu di wilayah catchment area bisa. Pilihan jam: Nursery pagi: 9-11.25, Nursery siang: 12.25-3.00. Nanti kira-kira dibulan April atau May (aku lupa tepatnya) akan mendapat pemberitahuan bahwa anak kita diterima di nursery yg mana. Lalu sebelum masuk Nursery, ada kelas PEEP (Parents Early Education Partnership) yg diadakan di nursery school tsb, dimana (tidak wajib) parents/carer bisa datang bersama bermain dan bernyanyi dan berkreatifitas. Biasanya diadakan 1mg 1x sebelum benar2 mulai masuk Nursery school.

Playgroup, Childcare, Childminder, After school club.
Untuk ortu yg bekerja, dan karena baru umur 3th bisa masuk Nursery school, biasanya mereka menitipkan anak-anak yg masih kecil di childcare. Childcare ada yg menangani dari umur masih bayi sampai 5th. Untuk playgroup biasanya umur 2-5th, kalau childminder adalah semacam nanny yg bisa menampung anak mis smp dg 10 anak, tugasnya untuk mengantar dan menjemput sekolah atau jg ke sport club, tapi ortu yg harus drop off dan pick up sendiri ke rumah childminder. Childcare dan playgroup pun ada pula yg bisa drop off/pick up anak ke dan dari nursery school, karena untuk memanfaatkan gratis 2.5 jam itu. Harga nya, untuk childminder +-4.5 pound/hour (ini karena lebih private ya), playgroup: mulai 7 pound/session (2 jam), ada tambahan lagi kalau drop off ke nursery school, childcare (baby to 5yrs old) : ada yg harian ada yg per session juga, kurang lebih 42-48 pound/day, tepatnya aku nggak tahu untuk baby dan toddler.
After school club, ini bukan club dari sekolah, tp juga semacam childcare tapi untuk anak-anak primary school. Bagi ortu yg bekerja, anak2 akan dijemput oleh staf dari club bersama2 lalu ke tempat lokasi club. Anak2 akan menunggu ortu menjemput di club. Harga: half time (jam 2.50-4.00): 5pound, full time: (jam 2.50-6.00): 10 pound. Jam sekolah primary school: 8.45-2.50. Nah tempat after school club ini, tempatnya ada yg di sekolah (menyewa ruang sekolah), atau ada jg menyewa ruang di gereja, atau gedung lain. Dari club ini mereka jg punya kegiatan untuk school break/libur sekolah. Misalnya: pergi berenang, zoo, dll. Harganya: +- 20pound per hari (tergantung jenis kegiatan). Ada juga breakfast club, dimana ortunya harus bekerja pagi dan anak-anak dimasukkan ke club ini, biasanya drop off time mulai jam 7.30, biayanya 5-7 pound.
Ada lagi after school club yang memang dikelola oleh PTA sekolah, ini biasanya kegiatan extrakuriler seperti sport: sepakbola, gym, rugby, netball, dance, art, dll. Tempatnya tergantung kegiatan sportnya, kalau football, gym, art atau semcmnya bisa di sekolah tsb, atau kalau renang bisa di lokasi lain tempat berenang. Untuk 1x datang: 3-4.5pound. Nah, bagi ortu yg bekerja, tp anaknya ingin ikut kegiatan seperti ini, staff dari after school (yg semcm childcare itu) bisa mengantar dan menjemput ke extrakurikuler ini.

Parents/Carer and Toddlers
Waktu aku pertama datang kesini, Kimi belum bisa masuk nursery, baru tahun berikutnya. Jadi aku jg mencari kegiatan apa untuk Kimi. Kalau di Jepang, biasa ada taman di dekat2 rumah, tapi ini taman jaraknya agak jauh untuk berjalan kaki. Tp aku search lokasi dekat rumah, ternyata persis disamping sekolah ada Community Center Carricvale. Ada berbagai kegiatan sebetulnya, dari young club sampai adult club, memang sih berbayar, jadi aku cari yg free free aja ^_^. Dan ada activity namanya Parents and Toddlers untuk anak2 usia bayi-5th, dimana ortu/carer yg mempunyai anak2 bisa datang bermain disitu, ortunya bisa duduk ngobrol.
Kalau yg dari community ini, kita bebas tidak ada kegiatan seperti bernyanyi atau kreativitas, dan ditarik biaya sekitar 2-2.5 pound 1x datang (untuk adult dan child snacks), kalau daftar member bs bayar lebih murah.
Ada juga Parents and Toddler yg diadakan oleh gereja di daerah tsb, yg datang boleh siapa saja (tidak hanya member gereja), biasanya ini ditarik uang tidak banyak 1 pound/family atau sukarela, dan ada kegiatannya bernyanyi dan kreativitas.
Kegiatan lainnya untuk mom and toddler sih sebenarnya banyak, seperti ada kelas renang, ada jg baby ballet tapi aku sih maunya cari yg gratis ^_^ dan tidak jauh dari rumah shg tidak perlu transport. Kalau kita mengajak ke museum-museum, disana jg ada kegiatan untuk anak-anak pada jam-jam tertentu.
Kegiatan kegiatan seperti school holiday juga banyak sebetulnya, biasanya dimuat dalam majalah Made, Primary School, Families, ini semuanya bisa didapat gratis spt di library. Dan kegiatan-kegiatan ini ada yg gratis dan berbayar.

Library
Tidak seperti perpustakaan di Indonesia, sulit kan untuk mencari buku anak-anak. la buku untuk dewasa aja mana ada, kalau tidak pergi ke persewaan buku ^_^. Tapi disini bak toko buku, buku apa saja ada, non fiksi dan fiksi, apalagi buku anak-anak. Wah seneng banget, jadi bisa mengenalkan membaca buku buat anak-anak. Waktu di jepang, ada juga perpustakaan, tapi tahu sendiri bahasanya yg susah, paling hanya bisa melihat dari gambar-gambarnya. Tapi sekarang, dg hanya mendaftar dg bukti alamat rumah, sudah bisa menyewa buku max 12 buku selama 3 minggu. Anak-anak juga mendapat kartu perpustakaan sendiri. Dan biasanya 1mg 1x, ada storytelling buat anak-anak under 5. Enaknya juga, kita juga bisa reserve buku dari library lain yg tidak ada library tmp kita tinggal, nanti akan diantar di library biasa kita pinjam. Dan kita bisa reserve secara online. Well...memang harus dimanfaatkan kesempatan ini ^_^. Apalagi aku jg nemuin buku waktu jaman aku kecil yg aku suka: Asterix, Tintin, Lima Sekawan hahahaha....

Taman bermain
Taman disini memang tidak sebanyak seperti di Jepang, di tiap lokasi area hanya ada 1 taman bermain saja. Di tiap daerah mungkin ada yg taman bermainnya besar dan komplit. Waktu kita tinggal di daerah Stenhouse, aku biasa bawa anak-anak ke taman bermain di dekat Balgreen Library, taman bermain yg cukup besar. Tapi ada jg dekat rumah tempat bermain kecil. Kalau summer saja, kita bermain disana.

Edinburgh Leisure
Ada tempat tempat berenang dan activity lain yg dikelola oleh council, harganya lebih murah dibanding ikut member dari tempat swasta. Biasanya adult activity, berenang, gym, yoga, dll. Untuk anak-anak jg ada kelas renang, lebih detailnya lihat saja di website ini Edinburgh Leisure.
For sure, untuk anak-anak senang kalau diajak ke softplay, tempat bermain indoor. Softplay yg dikelola Edinburgh council diantaranya: Tumbler (Portobello), Climbers(Royal Commonwealth), dan EICA (Ratho). Harganya : rata2 5pound/hour (tergantung umur anak).
Ada lagi softplay yg dikelola private, seperti Gambado, Time Twister, Mad and Maddie. Harganya: >7pound/hour. Biasanya mreka jg menyediakan tempat untuk birthday party, dg harga yg varian, yg menurutku mahal juga ya hix.

Transportasi
Untuk transport pada umumnya bis yg paling utama. Banyak pula yg memakai mobil. Bis di Edinburgh dikelola oleh Lothian bus, jadwal bis lumayan tepat bisa ditracking via online atau di bus stop juga ada live time nya. Transport disini ya lumayan mahal sih, untuk adult: 1x 1.5pound, 1 day: 3.5 pound, child 5-15: 1 x: 70p, 1 hari : 2 pound, child under 5: free (smp 2 anak saja), consession (>65th): free unk resident. Ada juga kartu langganan bis tiap minggu atau bulan. Not bad, transportasi disini, karena bisa menjangkau semua.
Adalagi khusus bis airport, dari city center ke airport dan sebaliknya, tiap 10 menit, namanya Airlink Bus.
Untuk bis antar kota juga ada, atau memakai kreta Scotrail. Train station di Edinburgh ada di Haymarket dan Waverley Sta.